Archive

Archive for the ‘PID Control’ Category

Implementasi Metode Kontrol v,omega pada Mobile Robot

January 3rd, 2010 nashrul 1 comment

Title:
Implementasi Metode Kontrol ν,ω Berbasis Proporsional Integral Untuk Kontrol Gerak Mobile Robot Berpenggerak Differensial : Studi Simulasi

Abstrak :
Pengembangan teknik otomasi pergerakan robot untuk dapat beroperasi di dunia nyata sudah menjadi bahan penelitian bagi pengembangan mobile robot di dunia saat ini. Untuk dapat mencapai suatu posisi yang diinginkan dari posisi awal, mobile robot membutuhkan suatu sistem navigasi yang dapat mengarahkan mobile robot tersebut ke posisi yang diinginkan. Arah perkembangan sistem navigasi mobile robot adalah menuju sebuah sistem navigasi yang tepat, dapat diandalkan, tidak mahal, dan tidak bergantung pada manusia demi efisiensi dan efektifitas kehidupan manusia.

Read more…

Kontrol Proporsional Integral Derivatif (PID) – Part 3

December 31st, 2009 nashrul 5 comments

Kontrol Derivatif (D)

Keluaran kontroler derivatif memiliki sifat seperti halnya suatu operasi derivatif. Perubahan yang mendadak pada masukan kontroler, akan mengakibatkan perubahan yang sangat besar dan cepat. Gambar 3 menunjukkan blok diagram yang menggambarkan hubungan antara sinyal kesalahan dengan keluaran kontroler. Read more…

Kontrol Proporsional Integral Derivatif (PID) – Part 2

December 31st, 2009 nashrul 1 comment

Kontrol Integral (I)

Kontroller integral berfungsi menghasilkan respon sistem yang memiliki kesalahan keadaan mantap nol. Kalau sebuah plant tidak memiliki unsur integrator (1/s), kontroler proporsional tidak akan mampu menjamin steady state error mendekati nol. Dengan kontroler integral, respon sistem dapat diperbaiki.

Read more…

Kontrol Proporsional Integral Derivatif (PID) – Part 1

December 31st, 2009 nashrul 1 comment

Keberadaan kontroler dalam sebuah sistem kontrol mempunyai kontribusi yang besar terhadap perilaku sistem. Pada prinsipnya hal itu disebabkan oleh tidak dapat diubahnya komponen penyusun sistem tersebut. Artinya, karakteristik plant harus diterima sebagaimana adanya, sehingga perubahan perilaku sistem hanya dapat dilakukan melalui penambahan suatu sub sistem, yaitu kontroler.

Read more…

Switch to our mobile site